Jumat, 05 Oktober 2012

Mengintip Jeroan CPU Anda

Sudah berapa lama Anda menggunakan komputer? Seberapa ketergantungannya Anda terhadap komputer? Apakah untuk mengerjakan kantor, pekerjaan rumah (PR) sekolah atau hanya sekedar update status ke Facebook? Tapi pernahkah Anda melihat isi dalam dari CPU Anda? Apa sangat rumit seperti yang Anda lihat di film-film? Mari kita intip sedikit jeroan dari CPU Anda. Oya, artikel ini saya gambarkan hanya secara umum, ada kemungkinan CPU dari PC Anda berbeda dari gambar yang saya tunjukkan.

"Jeroan" CPU

Seperti yang Anda lihat ternyata tidak terlalu rumit. Tidak seperti di film-film yang ada lampu sana sini, mungkin ada lasernya, dan lain-lain. Tapi bukannya yang seperti di film itu tidak ada, mungkin saja ada tetapi harganya sangat mahal. Mari kita lihat satu per satu.

1. Motherboard

Alat ini berbentuk seperti papan segiempat. Alat ini merupakan tempat untuk meletakkan komponen-komponen lain dari komputer Anda. Jika kita analogikan seperti menanam padi. Dimanakan Anda menanam padi? Jawabannya: di SAWAH. Dimanakan Anda menanamkan komponen komputer Anda? Jawabannya: di MOTHERBOARD.
Motherboard dalam Casing CPU

Pada alat ini terdapat berbagai macam peralatan yang sudah menempel dari sononya (pabriknya). Berikut beberapa alat yang menempel di motherboard:

a. BIOS dan Baterai BIOS

BIOS kepanjangannya adalah Basic Input/Output System. BIOS ini mengidentifikasi informasi seluruh hardware komputer Anda saat komputer dihidupkan. BIOS inilah yang memberitahukan kepada system operasi (Windows, Linux, MacOS, dll) hardware apa saja yang tertempel di motherboard.

Posisi BIOS dan Baterainya, sebelah kiri adalah foto, sebelah kanan adalah denah motherboard yang diambil dari buku manualnya

Selain itu, BIOS ini menyimpan waktu dan penanggalan sistem di saat komputer mati. Itulah mengapa ada Baterai BIOS. Baterai inilah yang membuat waktu dan penanggalan di tetap berjalan walau komputer kehilangan daya listrik di saat komputer dimatikan. Pernahkah Anda melihat kasus komputer saat dihidupkan tanggalnya mundur beberapa tahun ke belakang? Ini disebabkan oleh habisnya daya Baterai BIOS ini, sehingga di saat komputer mati, waktu dan tanggal di BIOS berhenti. Di saat komputer dihidupkan, waktu dan tanggal memang berjalan kembali tapi waktu dan tanggalnya dimulai saat motherboard ini dibuat dipabriknya (misalnya motherboard dibuat tahun 2007, maka waktu dan tanggalnya akan kembali ke tahun 2007).
Nah, jika terjadi kasus seperti ini apa yang harus kita lakukan? Ganti saja baterainya. Baterainya bukan baterai khusus koq. Tipe baterainya sering digunakan di kalkulator. Tipe yang paling sering digunakan adalah CR-2032. Silahkan tanya ke toko eletronik terdekat, InsyaAllah ada.

b. Expansion Slots

Sesuai dengan namanya, Expansion Slots adalah slot untuk memasukkan peralatan tambahan komputer. Ada banyak tipe expansion slot. Untuk motherboard yang diproduksi belakangan ini, expansion slot yang paling umum adalah PCI dan PCI Express.

Letak PCI dan PCI Express (Expansion Slot) pada motherboard

i. PCI

PCI kepanjangannya adalah Peripheral Component Interconnect. Banyak sekali peralatan yang bisa dicolokkan ke sini, dimulai dari yang paling umum seperti Soundcard (kartu suara, alat untuk menyampaikan sinyal suara ke speaker), LAN Card (kartu jaringan, alat untuk menghubungkan komputer ke jaringan kabel) atau WLAN Card (kartu jaringan tanpa kabel, alat untuk menghubungkan komputer dengan jaringan tanpa kabel – wireless); hingga ke peralatan khusus seperti sensor untuk laboratorium.

ii. PCI Express

Kepanjangannya sama seperti PCI, hanya saja ditambahkan Express di belakangnya. Slot ini merupakan peningkatan dari PCI. Kecepatan maksimumnya 16.000 MBps (Megabyte per second), 500x lebih cepat disbanding PCI yang hanya 132 MBps. Slot ini biasanya di gunakan untuk menambah VGA (Video Graphics Array, hardware yang memproses tampilan ke layar) tambahan pada motherboard.
Selain dari kedua jenis expansion slot di atas, ada beberapa jenis lain seperti AGP (Accelerated Graphics Port) dan ISA (Industry Standard Architecture). Keduanya sudah tidak diproduksi lagi.

c. Ports

Ports dapat diartikan sebagai “colokan”. Port biasanya berada di luar casing CPU dengan berbagai bentuk, untuk menghubungkan komputer dengan peralatan lain semisal printer, monitor, keyboard, dll. Mari kita intip beberapa colokan yang umumnya ada PC.

Ports pada bagian belakang CPU

PS/2 Ports

Port ini berbentuk bulat dengan 6 pin. Motherboard pada umumnya memiliki 2 buah port ini dengan warna yang berbeda, ungu dan hijau. Port ini menghubungkan komputer dengan keyboard dan mouse Anda, warna ungu untuk keyboard dan warna hijau untuk mouse.

PS/2 Ports

Anda tidak bisa memasang keyboard dan mouse sesukanya. Jika warnanya tidak sesuai, maka keyboard dan mouse Anda tidak akan berfungsi.

Serial Port

Port yang sudah “berumur” ini sudah jarang digunakan pada komputer rumahan. Biasanya memiliki 9 pin, kecepatan maksimumnya hanya 115 Kbps (Kilobits per second).

Serial port

Saya sebenarnya juga tidak mengerti kenapa produsen motherboard masih menyertakan port ini. Jika Anda ada yang mengetahui, tolong komentar di bawah ya. Port ini digunakan untuk Modem Dial-Up, peralatan kasir, GPS receiver model lama, dll.

Parallel Port

Port ini setali tiga uang nasibnya dengan serial port. Memiliki 25 pin, kecepatan maksimumnya adalah 16 Mbps (Megabits per second) atau 2 MBps (Megabytes per second), sekitar 160x lebih cepat dari port serial.
Parallel port (http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/f/fa/Parallel_computer_printer_port.jpg)
Dahulu sering digunakan untuk menghubungkan komputer dengan printer.  Karena kecepatannya yang rendah, parallel dan serial port sering digantikan dengan USB port.

Onboard VGA Port

Port ini memiliki 15 pin dengan warna biru yang mudah dikenali. Port ini berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan monitor.

Onboard VGA port

USB Ports

Nah, port ini sangat ngetrend digunakan saat ini. Banyak sekali peralatan yang bisa dihubungkan melalui port ini. Bentuknya yang simple, hanya segi empat tanpa baut pengikat membuat orang mudah menandai port ini.

USB ports
Ada beberapa versi dari USB. USB 1.1 dengan kecepatan maksimum 12 Mbps, USB 2.0 dengan kecepatan maksimum 480 Mbps dan USB 3.0 dengan kecepatan maksimum 5 Gbps (Gigabits per second). Tapi yang saat ini sering beredar di pasaran adalah USB 2.0. Selain itu port ini juga mensuplai listrik dengan tegangan kurang lebih 5V dengan daya maksimum sebesar 500mA untuk USB 2.0 dan 900mA untuk USB 3.0. Suplai listrik ini membuat banyak peralatan USB dapat langsung berjalan tanpa suplai listrik dari luar. Contoh paling gampang adalah flashdisk. Tinggal colok, flashdisk langsung dapat digunakan. Anda tidak pernah melihat flashdisk menggunakan adaptor listrik ‘kan?
Banyak sekali sekali peralatan yang bisa dihubungkan melalui USB. Flashdisk, camera digital, printer, bahkan sudah ada kipas angin mini, lampu senter dan vacuum cleaner mini yang menggunakan USB.

Onboard LAN / Ethernet Port

Port ini digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan komputer. Kecepatan maksimumnya adalah 100 Mbps untuk megabit Ethernet dan 1 Gbps untuk gigabit Ethernet.
Onboard LAN port

Onboard Audio Ports

Port ini digunakan untuk menghubungkan komputer dengan peralatan audio seperti speaker dan microphone. Biasanya pada motherboard memiliki 3 buah port, yaitu port Audio Out (hijau), Microphone (merah) dan Audio In (biru). Audio out digunakan untuk speaker, Microphone untuk microphone, Audio In biasanya digunakan untuk merekam suara dari peralatan audio lain seperti DVD player. Bentuknya bulat, dengan ukuran 3,5 mm yang cocok dengan jack audio standar.


Onboard Audio ports

Tapi ada juga di beberapa motherboard menyertakan Audio ports yang lebih dari 3 buah, biasanya 6 buah. Audio ports seperti ini digunakan untuk speaker dengan mode 5.1 (2 buah speaker kiri dan kanan di depan, 2 buah speaker kiri dan kanan belakang, 1 buah subwoofer).
Wah, ternyata penjelasan tentang motherboard cukup panjang. Dan uraian saya tadi mungkin masih 5% dari keseluruhan komponen motherboard. Tapi di atas ‘kan sudah saya tuliskan “Mari kita intip sedikit”, hehehe…. Ayo kita lanjut ke peralatan berikutnya.

2. Processor dan Kipas Pendingin Processor

Jika kita perhatikan di atas motherboard ada sebuah kipas. Apakah itu kipas untuk mendinginkan motherboard? Apa tidak masuk angin tuh motherboard terkena kipas angin tiap hari??
Di bawah kipas inilah terdapat sebuah alat yang sangat penting yang membuat komputer berjalan. Tanpa alat ini komputer tidak akan berjalan. Bak seorang raja, ada dayang khusus yang mengipasinya saat di atas singgasana, dia adalah Processor. Jadi kipas ini bukan mendinginkan motherboard.

Processor Intel Core Duo E5700 3.0 Ghz, bandingkan besarnya dengan uang logam

Processor adalah alat di dalam sistem komputer yang mengerjakan instruksi dari aplikasi komputer dengan menjalankan operasi aritmatika dasar, logika dan operasi input/output dari sistem (http://en.wikipedia.org/wiki/Central_processing_unit), atau dengan kata lain, processor ini adalah otak dari seluruh sistem komputer.

Pertanyaan yang kemudian muncul, kenapa hanya processor yang diberi kipas? Processor bekerja dengan berat sehingga mengeluarkan panas. Panas dari processor tanpa kipas bisa lebih dari 100⁰C, dan jika terus dibiarkan maka ini bisa merusakkan processor secara permanen. Itulah sebabnya processor harus didinginkan dengan cara diberi kipas di atasnya.

Kipas Processor

Jika kita telusuri lebih lanjut, kipas adalah benda yang bergerak dengan poros ditengahnya. Kipas ini bisa saja melambat atau bahkan macet akibat DEBU yang menempel di porosnya. Nah di saat kipas berhenti maka suhu processor akan menjadi tinggi dan motherboard akan mematikan sistem secara paksa.

Pernahkah Anda mengalami kejadian seperti ini? Disaat sedang bekerja tiba komputer mati sendiri (langsung hitam layarnya). Karena bingung, Anda hidupkan kembali kemputer Anda. Komputer hidup, Anda kembali bekerja dan tidak berapa lama komputer mati lagi. Jika Anda pernah mengalami ini, kemungkinan kipas processor berhenti karena debu (walaupun ada kemungkinan lainnya seperti power suplai rusak). Jika memang berhenti, Anda lebih baik membeli kipas baru. Harga tergolong murah koq, sekitar 40 sampai 60 ribuan.

3. Random Access Memory (RAM)

Kita lebih sering menyebutnya sebagai memori. RAM ini berfungsi sebagai penyimpanan data sementara saat processor sedang mengolah data. Jika dianalogikan, saat kita sedang melakukan ujian/test matematika, RAM ini adalah kertas coretan yang kita gunakan untuk mengerjakan soal tersebut.

Random Access Memory (RAM) Visipro DDR3 2 GB

Data di dalam RAM ini akan hilang apabila daya listrik terputus (volatile). Kecepatan transfer data untuk RAM jenis DDR3-1600 adalah 12.800 MBps.


4. Harddisk drive

Laporan Excel kantor, koleksi mp3, film Mission Impossible 4 yang Anda miliki semuanya disimpan di dalam harddisk ini. Jika kita analogikan, processor adalah otak kita untuk bekerja, RAM adalah kertas coretan, dan harddisk adalah buku untuk menulis hasil perkerjaan kita.

Harddisk drive Seagate Baracuda 160 GB

Kapasitas harddisk sangat bervariatif. Dahulu kapasitas harddisk pertama sekitar 3,75 MB (Megabytes) sekarang dipasaran sudah ada yang berkapasitas 4 TB (Terabytes), sekitar 1 trilyun kali perbandingannya.


5. Optical drive

Orang-orang lebih mengenal dengan nama CD atau DVD drive. Bagi Anda yang pengkoleksi DVD film Korea (kemungkinan besar bajakan… hehehe…) pasti Anda sangat mengenali benda ini. Tinggal tekan tombol eject, masukkan DVD film Korea-nya lalu Anda akan terhanyut sampai pagi.

DVD-RAM drive

Saat ini di pasaran sudah banyak dijual DVD-RAM drive. Sedangkan dahulu orang yang memiliki PC sudah sangat dengan CD-ROM drive. Apa perbedaannya? Sebenarnya ada banyak tipe optical drive, tapi saya hanya akan memberi gambaran secara umum.
  • CD-ROM drive : hanya mampu membaca piringan berformat CD-ROM. Termasuk di dalamnya Audio CD, Video CD (VCD, nah ini dulu yang sangat ngepop) dan CD data.
  • CD-RW drive : mampu membaca dan menulis (burning) piringan berformat CD.
  • DVD drive : mampu membaca piringan berformat CD dan DVD (termasuk DVD Audio)
  • DVD Combo drive : mampu membaca dan menulis CD, tapi untuk DVD hanya mampu membaca saja.
  • DVD-RW drive, DVD-RAM drive : mampu membaca dan menulis format CD dan DVD.
  • Blu-Ray Disc Drive (BD Drive) : mampu membaca format Blu-Ray, mapun membaca dan menulis CD dan DVD.
  • Blu-Ray Disc Rewritable Drive (BD-RW Drive) : mampu membaca dan menulis format CD, DVD dan Blu-Ray.
Mungkin Anda masih sedikit bingung dengan format CD, DVD apalagi Blu-Ray. Saya coba sedikit jelaskan. Perbedaan paling mencolok dari format piringan tersebut adalah kapasitasnya. Jika diisi dengan video, maka yang perbedaan paling mencolok adalah dari kualitasnya gambarnya.

  • CD adalah termasuk generasi pertama dari optical disc. Kapasitas maksimumnya kurang lebih 700 MB.
  • DVD termasuk generasi kedua dari optical disc. Kapasitas yang sering tersedia di pasar adalah 4,7 GB. Sedangkan kapasitas maksimumnya adalah 17,08 GB, tapi ini jarang dijual.
  • Blu-Ray termasuk generasi ketiga dari optical disc. Kapasitasnya dimulai dari 25 GB, 50 GB sampai 128 GB. Tapi Blu-Ray masih sedikit lebih sulit di dapat (dibanding CD dan DVD yang bisa dengan mudah dibeli di toko fotocopy) sehingga penggunanya juga masih sedikit.


6. Add-On Cards

Add-On Cards adalah peralatan tambahan untuk komputer dengan fungsi tertentu. Biasanya Add-On Cards ini di colokkan pada slot yang kita bicarakan di atas tadi (PCI dan PCI Express). Beberapa jenis Add-On Card yang sering dipasang adalah sebagai berikut.

VGA Card

Gamers sejati pasti kenal akan alat ini. Jika tidak ada alat ini maka game Call of Duty gerakannya akan patah-patah atau mungkin sama sekali tidak berjalan. VGA Card adalah alat yang mengolah tampilan grafis di komputer sebelum di kirimkan ke monitor.

VGA Card Digital Alliance Nvidia GeForce 8400GS

Lho, sepertinya di atas tadi sudah dibahas tentang port VGA di motherboard? Memang benar. Rata-rata komputer di pasaran saat ini bisa berjalan tanpa VGA card, karena produsen motherboard sudah menyertakan VGA Onboard di dalamnya.

Perbedaannya terletak di kemampuannya. VGA Onboard menggunakan sumber daya dari motherboard untuk bekerja, istilah kerennya sharing. Motherboard akan secara otomatis memotong kapasitas RAM (memory) utama untuk mengolah tampilan grafis. Misalkan kita memiliki RAM 1 GB (Gigabyte) atau bila dikonversikan ke Megabyte menjadi 1024 MB, maka motherboard akan mengambil sedikit RAM sesuai dengan settingan di BIOS. Anggap saja di BIOS telah tersetting 128 MB diambil untuk grafis, maka sistem kita berjalan dengan RAM 896 MB. Selain itu motherboard juga akan mengambil sebagian dari kemampuan dari processor utama untuk memproses tampilan grafis. Makanya untuk pekerjaan grafis yang berat seperti game 3D (semisal Call of Duty), kualitas gambar yang dihasilkan oleh komputer dengan VGA Card Onboard biasanya jauh lebih buruk (gerakannya patah-patah, warnanya tidak kontras, dll).

VGA Card memilik processor dan RAM sendiri. Sehingga dengan dipasangnya VGA Card, RAM utama di motherboard tidak dipotong, dan kerja processor utama tidak dipotong lagi untuk memproses tampilan grafis. Seluruh tanggung jawab grafis diserahkan ke VGA Card. Sehingga sistem akan berjalan dengan lebih cepat.

Ethernet Card

Alat ini sama fungsinya dengan Onboard LAN/Ethernet port di motherboard, untuk menghubungkan komputer ke jaringan komputer. Biasanya LAN card ini digunakan apabila onboard LAN card di motherboard rusak (seperti tersambar petir), atau komputernya memang dihubungkan ke jaringan komputer yang lebih dari satu untuk keperluan tertentu.

LAN / Ethernet Card



WLAN Card

Alat ini berfungsi menghubungkan komputer dengan jaringan wireless (Wifi, Hotspot). Jarang ada produsen motherboard PC yang menyertakan alat ini (onboard), sehingga kita harus membelinya secara terpisah. Selain dengan model card seperti ini, ada juga WLAN USB adapter. Bentuknya mirip flashdisk, begitu dicolokkan komputer akan bisa terhubungan dengan jaringan wireless. Walaupun sudah ada alat yang lebih simpel, WLAN card ini masih tetap jadi pilihan. Terutama bila di hubungkan dengan masalah keamanan dari alat itu sendiri. WLAN USB adapter bentuknya begitu mungil sehingga mudah sekali dicuri orang.

Soundcard

Anda bisa main gitar? Dari pada main gitar gak karuan di halaman rumah dan mengganggu tetangga, ada baiknya Anda merekam permainan gitar Anda ke komputer, lalu di convert ke mp3. Yah, siapa tau ada produser yang berminat, atau minimal membuat gebetan Anda berdecak kagum.

Sound Card, yang ini termasuk yang termurah, 50ribuan

Untuk bisa merekam gitar (atau alat musik lain) ke komputer, Anda membutuhkan sebuah soundcard. Rata-rata produsen motherboard sudah menyertakan Onboard Audio ports di motherboardnya. Tapi seperti kasus VGA Card yang saya bahas tadi di atas, onboard audio kurang memuaskan.

Jika Anda mencoba merekam suara melalui microphone dengan onboard audio, suara yang terekam akan sedikit berdesis (tidak semua onboard audio seperti itu, tapi umumnya memang seperti itu). Soundcard dengan audio processor yang terpisah dari processor utama InsyaAllah bisa mengatasi masalah tersebut. Tergantung kualitas soundcard yang Anda beli juga sih. Kalau membeli yang harganya 50 ribuan mungkin tidak terlalu bagus. Cobalah beli soundcard yang harganya 500 ribuan ke atas. Dijamin puas.


Semua yang saya jabarkan di atas hanyalah secara umum. Masih banyak lagi peralatan lain yang mungkin ada di CPU Anda. Semoga tulisan ini bisa sedikit bermanfaat bagi kita semua.

Rabu, 03 Oktober 2012

Fenomena Social Networking


“Bang, mana kom kosong? Aku ambil paket 2 jam ya….,” ujar seorang anak dengan seragam biru putih yang masih melekat di badannya. “Ya dek, kom 5 ya…,” jawab sang operator warnet. Anak itu masuk ke dalam bilik bercat kehijauan dan berusaha mengambil posisi duduk yang pas. Di depannya telah terpampang monitor LCD berukuran 15 inchi dengan tampilan billing di depannya. Jemari kanannya mulai mendekap mouse dan meklik tombol Personal. Jemari kirinya mulai menghentak bebas di keyboard yang tersedia. Tok… Tok… Tok… Tok…., dengan terbata-bata mulai mengetikkan namanya, B O T I. Terakhir dengan keyakinan 120%, jemari telunjuknya menghujam tombol ENTER di keyboard, TOKKKK!!!!

“Pelan dikit dek….,” spontan operator berujar. Entah dengar atau tidak, perhatiannya teruju ke icon bulat berwarna biru seperti gambar bola dunia yang dikelilingi oleh gambar rubah berwarna oranye. Mozilla Firefox yang dibukanya. Tanpa ragu-ragu dia mulai mengetikkan 2 huruf di address bar: “fb” dan sekali lagi… TOKKKK!!!, ENTER. Operator menggelengkan kepala sembari membesarkan volume di Winamp dan mulai hanyut ke dalam alunan lagu Dream Theater – The Spirit Carries On. Facebook terbuka, mata Boti terpaku ke layar, seolah di dunia ini milik berdua, Boti dan Facebook.

Facebook adalah salah satu fenomena social networking saat ini. Siapa yang tidak kenal situs yang satu ini? Dari mulai anak sampai orang tua, dari pengangguran sampai seorang manager perusahaan, dari yang memiliki skill mengetik 11 jari (seperti si Boti) sampai teknisi komputer, semua kenal akan yang satu ini. Karya Mark Zuckerberg ini benar-benar telah merasuk ke dalam pikiran hampir setiap orang di dunia. Jika Sembako adalah Sembilan Bahan Pokok, maka bahan pokok ke sepuluh adalah akun Facebook.

Jika ditanya kepada 10 orang, “Untuk apa punya Facebook,” pasti kita akan mendapat 100 jawaban yang berbeda. Mulai dari ingin hanya sekedar tahu, sampai yang kepingin “ngeksis”. Jika saya boleh menjawab pertanyaan tersebut, maka jawaban saya adalah untuk mencari teman-teman lama, main game dan pamer foto. Itu saja sudah ada tiga jawaban  .

Tercatat Facebook beberapa kali menyatukan saudara kandung yang terpisah sejak lahir, orang tua yang mencari anaknya, dan tak terhitung jumlahnya menyambung kembali tali silaturahmi dua sahabat yang sudah lama tidak bertemu. Tapi, tercatat juga beberapa kasus penculikan akibat Facebook, pencemaran nama baik, dan lain sebagainya.


Facebook, tampilan tahun 2011
Situs jejaring sosial (bahasa Inggris: Social network sites) merupakan sebuah web berbasis pelayanan yang memungkinkan penggunanya untuk membuat profil, melihat list pengguna yang tersedia, serta mengundang atau menerima teman untuk bergabung dalam situs tersebut. Tampilan dasar situs jejaring sosial ini menampilkan halaman profil pengguna, yang di dalamnya terdiri dari identitas diri dan foto pengguna. http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_jejaring_sosial


Pertanyaan utamanya, apakah baik ikut dalam social networking?  Menurut saya, jawaban yang pantas adalah: BAIK, tetapi dengan batasan tertentu.

Batasan tersebut antara lain:

1. Waktu

Facebook bermanfaat, tapi jika tenggelam di Facebook sampai berjam-jam juga salah. Masih banyak hal lain yang positif yang bisa dilakukan di luar. Jangan sampai kehidupan di dunia maya memiliki porsi lebih besar dari kehidupan dunia nyata. Ingat, Anda hidup dari makan nasi yang dicari dengan uang, bukan dengan memakan keyboard dan mouse.

2. Hati-hati dalam mengungkapkan isi hati

Semua orang berhak berpendapat, tapi cara menyampaikan untuk menyampaikan pendapat dan isi hati seseorang memiliki cara tersendiri. Hati-hati jika Anda masih seorang siswa atau seorang mahasiswa. Jika tidak suka dengan dosen jangan di posting di wall. Bisa-bisa nilai Anda hancur. Ingat bahwa orang tua telah bersusah payah untuk menyekolahkan Anda.

Jangan semua isi hati Anda curahkan ke Facebook, bisa-bisa aib Anda dan keluarga Anda bisa diketahui orang seluruh dunia. Tanpa Facebook pun Anda sudah “eksis” di dunia ini.

3. Jangan cepat percaya kepada kenalan baru

Setiap komputer yang terhubung ke Internet, Facebook pasti bisa diakses (kecuali di blokir oleh system administrator Anda). Facebook bisa di akses dari segala penjuru dunia dan oleh setiap orang, dan Anda bisa berkenalan dengan mereka. Orang yang kita kenal di sekitar kita saja bisa menipu kita, apalagi orang yang batang hidungnya belum pernah dilihat secara langsung. Walaupun batang hidung tersebut bisa kelihatan dari video call, tetap saja interaksi langsung akan lebih baik. Tercatat beberapa kali kasus penculikan terjadi yang dimulai dari perkenalan situs social networking seperti Facebook, Twitter dll.

Twitter


Adalah hal yang SALAH, jika seorang Ibu melarang anaknya main Facebook gara-gara takut diculik. Anak akan menjadi gagap teknologi (gaptek). Teknologi berada di sekitar kita dan tidak bisa kita elakkan. Ingat, wajan yang Ibu pakai di dapur juga hasil dari teknologi. Yang perlu kita lakukan adalah menyaring teknologi tersebut, sehingga hanya yang baik yang diterima sang anak. Facebook tidak menculik anak Anda, tapi orang di seberang sanalah yang pintar dalam merayu anak Anda.

Terakhir saya ingatkan, Social Networking sama seperti produk lainnya di internet, merupakan suatu ALIRAN INFORMASI. Seperti membuat teh jaman dulu (sekarang sudah model celup saja), Anda harus menyaring bubuk teh yang ada, sehingga hanya air tehnya yang turun dan teh bisa dinikmati, ampas tehnya tetap tertinggal. Jika Anda tidak bisa menyaring aliran informasi tersebut, Anda nantinya akan menjadi budak-budak informasi yang gampang terhasut dan mengkeruhkan suasana. Saya menyebutnya sebagai OmINFOra. :P

Semoga bermanfaat dan menjadi renungan kita semua.

Ini adalah reposting baca: http://benosolbraine.wordpress.com/2012/10/ dan http://ainanet2012.blogspot.com/2012/10/pindah-konten.html
Diposting di http://benosolbraine.wordpress.com/ pada 29 November 2011, dengan perubahan seperlunya


Rantau, Kampung Minyak Kampung Halamanku


Jika kita mencari di Google dengan keyword “rantau”, ada beberapa tempat di Indonesia yang bernama Rantau (atau minimal ada kata “Rantau” di dalamnya). Tapi kali ini aku akan membicarakan tentang suatu daerah di Propinsi Aceh, daerah dimana aku dan seluruh saudara kandungku dilahirkan: Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Rantau adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang. Merupakan sebuah dataran rendah dengan ketinggian rata-rata antara 9 – 15 meter di atas permukaan laut. Jarak dari kota Kualasimpang sekitar 4 km. Terletak pada 4°22’2.85″ LU s/d  4°15’8.92″ LU dan 98° 3’21.06″ BT s/d  98° 9’24.76″ BT, luas daerah sekitar 75,44 km2. dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:


  • Sebelah Utara: Kecamatan Bendahara, Kecamatan Karang Baru dan Kecamatan Seruway
  • Sebelah Timur: Kecamatan Seruway dan Propinsi Sumatera Utara
  • Sebelah Selatan: Kecamatan Kejuruan Muda dan Propinsi Sumatera Utara
  • Sebelah Barat: Kecamatan Kota Kualasimpang, Kecamatan Kejuruan Muda dan Kecamatan Karang Baru.

Batas-Batas Kecamatan Rantau

Penduduk di sini beragama mayoritas Islam. Tapi suku mayoritas agak sulit di perkirakan. Disebabkan oleh adanya Komplek Pertamina disini, suku yang ada di Rantau sangat bervariasi. Akibat variatifnya suku di sini, menyebabkan bahasa yang sering digunakan adalah Bahasa Indonesia.


Komplek Pertamina yang berdiri di sini banyak memberikan pengaruh yang besar dalam hampir segala bidang. Seringnya mutasi pegawai Pertamina yang dari luar Aceh bahkan luar Sumatera, membuat Rantau tergolong cepat akan pertukaran informasi.Walaupun bukan ibukota kabupaten, hal tersebut membuat Rantau cukup diperhitungkan untuk skala Aceh Tamiang bahkan Propinsi Aceh sendiri.

Pertamina yang ada disini merupakan stasiun pengumpul dan pencari minyak atau bahasa kerennya Explorasi. Minyak dari setiap sumur di Aceh Tamiang dikumpulkan di sini untuk selanjutnya dibawa ke Unit Pengolahan Minyak yang berada di Pangkalan Berandan (Sumatera Utara) atau Dumai (Riau).

Rantau sudah dikenal sebagai ladang minyak semenjak saat Belanda menduduki Indonesia. Hal ini terbukti dari masih adanya bangunan-bangunan rumah Belanda di dalam Komplek Pertamina. Setelah Indonesia merdeka, maka Pertamina dipercaya untuk melanjutkan eksplorasi minyak di Rantau.

Rantau dapat diakses melalui 2 jalan utama. Untuk yang dari Sumatera Utara dapat melalui Jalan Rantau yang berada di kota Kualasimpang, sementara yang dari Banda Aceh dapat berbelok ke kiri saat mencapai Simpang Tiga Upah dan seterusnya melewati Titi Kuning. Ada juga jalan alternatif jalan lain dari Sumatera Utara, yaitu melalui jalan Salah Haji. Aku pernah melewati jalan tersebut saat banjir bandang di tahun 2006. Saat itu jalan Lintas Sumatera dari mulai perbatasan Aceh-Sumut sampai dengan Tualang Cut putus total. Aku melewati jalan kecil yang belum di aspal, di awali dari Simpang Tungkam yang berjarak kurang lebih 1 km sebelum perbatasan Aceh-Sumut, masuk ke dalam selama kurang lebih 2 jam naik sepeda motor (mobil pun bisa lewat), sementara waktu normal yang dibutuhkan untuk mencapai Kualasimpang dari mulai perbatasan hanyalah 20 menit. Tercatat juga Jalan Rantau – Kualasimpang pernah menjadi jalan alternatif Jalan Lintas Sumatera pada tahun 1997. Saat itu terjadi Blow Out sumur minyak Pertamina yang menutup jalan utama Lintas Sumatera di daerah Kecamatan Karang Baru.


Ada beberapa Landmark dari Kecamatan Rantau yang bisa aku tuliskan disini:

1. Tangki Raksasa

Tangki Raksasa terletak di daerah perbukitan Padang Golf milik PT. Pertamina yang berada di daerah desa Lumpuran. Tangki ini awalnya adalah tangki air berkapasitas 25.000 ton yang di bangun pada tahun 1970-an. Rencananya Tangki ini akan dipergunakan sebagai penampung air yang selanjut dialirkan ke Komplek Pertamina untuk memenuhi kebutuhan air warga. Sayangnya setelah tangki rampung dibangun dan diujicoba, pondasi penahan tangki tidak kuat dan miring ke arah jalan raya. Khawatir terjadi hal-hal yang buruk, maka Pertamina memutuskan untuk tidak menggunakan lagi tangki ini.

Tangki ini masih berdiri sampai sekarang. Sayangnya karena berada di daerah yang jarang penduduk, tangki ini sering digunakan pasangan muda-mudi untuk berbuat mesum.

Tangki Raksasa
2. Kompleks PT. Pertamina EP Field Rantau

Komplek yang telah kuceritakan sedikit di atas tadi merupakan tempat tinggal pegawai Pertamina. Di sinilah terjadi pertukaran informasi yang tergolong cepat yang menyebabkan majunya Rantau. Fasilitas yang ada di komplek ini cukup lengkap dan tersedia untuk umum. Mulai dari sekolah (TK, SD, SMP dan SMA), masjid, fasilitas olahraga, rumah sakit, sampai dengan penginapan pun ada disini.

Pintu Gerbang Komplek Pertamina Rantau


3. Prapen

Daerah ini adalah daerah penghasil kelapa sawit di Kecamatan Rantau. Perkebunan sawit terbentang luas di daerah ini. Daerah ini berbatasan dengan Sumatera Utara.

Prapen

4. Titi Kuning

Titi Kuning merupakan jembatan yang melintasi Sungai Tamiang, yang menghubungkan antara Kecamatan Rantau dengan Kecamatan Bendahara dan Karang Baru. Di jembatan ini kita dapat menikmati pemandangan yang lumayan indah dan angin yang segar. Pemandangan yang di dapat jauh lebih baik dari pada jembatan di Kota Kualasimpang. Padatnya kendaraan lintas Aceh yang melalui jembatan Kota Kualasimpang membuat kita susah untuk berhenti dari kendaraaan dan menikmati pemandangan. Sementara di Titi Kuning, kita bisa berhenti dari kendaraan dan menikmati pemandangan yang indah.

Titi Kuning



Geografis dataran rendah yang jauh dari gunung dan laut, membuat Rantau miskin akan daerah wisata. Dibandingkan dengan Sangkapane di Kecamatan Bandar Pusaka dan Pantai Brawe di Kecamatan Seruway, tidak ada wisata alami yang bisa kita temui di Rantau.

Rantau dan Banjir Bandang 2006

Pada Februari 2006, banjir bandang melanda sebagian besar Kabupaten Aceh Tamiang. Rantau tidak mengalami kerusakan fisik yang begitu parah, namun sekitar 70% dari Kecamatan Rantau terendam oleh air yang datang dari gunung. Karena letak Kecamatan Rantau yang sedikit ke dalam, maka bantuan untuk korban banjir sangat sulit di lakukan. Perahu dayung biasa agak berbahaya untuk melewati banjir tersebut di sebabkan oleh derasnya arus air saat itu. Bantuan yang bisa diharapkan saat itu adalah melalui perahu motor dan helikopter.

Waduh… koq bahasa blogku kali ini seperti bahasa Wikipedia?? Ah… Sudahlah… Yang penting informasinya nyampe…. Semoga tulisanku bisa jadi bahan referensi (kalau memang iya, jangan lupa tulis credit atau link ke sininya ya….:D). Oya, jika ternyata data yang aku buat salah, tolong kasi komentar ya (sertakan juga referensinya)… Biar kuperbaiki secepatnya

Terimakasih sebesar-besarnya untuk almarhum dan almarhumah Bapak dan Mamakku, H. Ahmad Jusuf, B.A. dan Hj. Paini yang telah memberikan informasi berharga ini.


Ini adalah reposting baca: http://benosolbraine.wordpress.com/2012/10/ dan http://ainanet2012.blogspot.com/2012/10/pindah-konten.html
Diposting di http://benosolbraine.wordpress.com/ pada 30 Desember 2011, dengan perubahan seperlunya


Selasa, 02 Oktober 2012

Aceh Tamiang, Keindahan Alam Ujung Aceh yang Terlupakan


Aceh Tamiang, sebuah kabupaten di Nanggroe Aceh Darussalam yang tergolong baru di Indonesia.

Kabupaten ini berada di jalur timur Sumatera yang strategis dan hanya berjarak lebih kurang 250 km dari Kota Medan sehingga akses serta harga barang di kawasan ini relatif lebih murah daripada daerah Aceh lainnya. Di samping itu, kawasan ini relatif lebih aman semasa GAM berjaya dahulu. Ketika seruan mogok oleh GAM diberlakukan di seluruh Aceh, hanya kawasan ini khususnya Kota Kuala Simpang yang aktivitas ekonominya tetap berjalan.
Kabupaten Aceh Tamiang merupakan kawasan kaya minyak dan gas, meski jumlahnya tidak sebesar Kabupaten Aceh Utara, dan kawasan ini juga merupakan salah satu pusat perkebunan kelapa sawit di Aceh. Di samping itu, Aceh Tamiang juga mengandalkan sektor angkutan karena posisinya yang strategis, dan angkutan air merupakan salah satu primadona alternatif karena kabupaten ini dialiri dua sungai besar yakni Sungai Tamiang (yang terpecah menjadi Simpang Kiri dan Simpang Kanan) dan Sungai Kaloy. Kabupaten Aceh Tamiang juga mengandalkan sektor pertanian, industri pengolahan dan perdagangan.
Kabupaten Aceh Tamiang memiliki beberapa tempat wisata yang hingga saat ini perlu penataan yang serius dan dikelola dengan baik. Air Terjun Tujuh Tingkat, Bendungan, Gua Walet, Pantai Seruway adalah beberapa contoh tempat wisata di Aceh Tamiang yang perlu mendapatkan perhatian untuk dapat dikelola menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah. http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Aceh_Tamiang

Selain dengan segala macam yang di sebut oleh Wikipedia di atas, Aceh Tamiang juga memiliki keindahan alam yang luar biasa. Di bawah ini merupakan foto beberapa objek pariwisata di Aceh Tamiang, yang diambil saat aku sedang melakukan survey titik koordinat sekolah-sekolah di Aceh Tamiang.

Sayangnya objek-objek wisata ini sepertinya kurang mendapat perhatian yang baik dari Pemerintah Kabupaten setempat. Sehingga objek wisata ini sangat sepi pengunjung. Memang, secara geografis, objek-objek wisata tersebut agak sulit dicapai. Jauh dari pusat kota; rata-rata membutuhkan waktu lebih dari 2 jam untuk sampai ke sana. Hal ini ditambah lagi dengan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Jika hujan turun, maka orang yang datang ke tempat wisata tersebut akan sulit untuk pulang. Di Sangkapane (salah satu nama objek wisata di sana), mobil Panther pick-up yang membawa kami ke sana, harus ditinggalkan di tengah jalan, karena mobil tersebut tidak bisa meneruskan perjalanan yang disebabkan kondisi jalan yang sangat buruk. Sepertinya satu atau dua hari yang lalu, hujan mengguyur daerah ini tapi efeknya terhadap kondisi jalan masih kami rasakan. Akhirnya kami meneruskan perjalanan dengan jalan kaki selama kurang lebih 3 km. Untuk penduduk setempat mungkin jalan 3 km itu sudah biasa. Tapi bagiku yang berat badannya 105 kg, itu sangatlah melelahkan….

Aku harapkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang lebih perduli terhadap objek wisata di negeri sendiri. Sayang rasanya jika orang Kualasimpang ditanya, “Eh, rencananya kita mau jalan-jalan kemana?”. Dan dijawab dengan, “Ke Brastagi aja…, atau ke Sembahe (Sumatera Utara)”. Untuk menikmati keindahan alam kita harus pergi ke daerah orang lain, padahal di daerah sendiri ada tempat-tempat wisata sama bagusnya atau bahkan lebih bagus dari di luar. Minimal menurutku, jalan menuju ke sana tolong di perbaiki. Jika objek wisatanya sudah terkenal, maka pendapatan daerah tentu saja juga akan meningkat. Benar ‘kan?

Ku harap foto-foto yang ku ambil tersebut bisa menggugah hati kita semua…

Baleng Karang, salah satu daerah paling ujung di
Tanah Tamiang, "terpleset dikit" nyampe ke Kab. Gayo Luwes

Pintu Kuari, Kec. Simpang Kiri

Kaloy, Kec. Tamiang Hulu


Wisata Empat Goa, Kecamatan Simpang Kiri


Rumah Kapal, Lubuk Punti, Kec. Manyak Payed

Sangkapane, Kec. Bandar Pusaka, 90% masih alam asli

Sangkapane (dari sudut pandang berbeda)

Sangkapane (dari sudut pandang berbeda)

Perjalanan menuju Sangkapane, 3 Km lagi...

Ini adalah reposting baca: http://benosolbraine.wordpress.com/2012/10/ dan http://ainanet2012.blogspot.com/2012/10/pindah-konten.html
Diposting di http://benosolbraine.wordpress.com/, 11 April 2010, dengan perubahan seperlunya.

Pindah Konten

Bismillahirrahmanirrahim
Berhubung dengan repotnya mengurus dua akun blog (padahal blog yang lama juga jarang saya isi... :D), mulai saat ini blog saya yang di http://benosolbraine.wordpress.com/ akan saya tutup dan seluruh konten pentingnya akan saya pindahkan ke blog ini.
Semoga dengan pindahnya blog ke sini semakin memudahkan saya untuk memuaskan nafsu menulisku. Aamin... :)

Jumat, 20 Juli 2012

Event Gratisan Aina.NET Menyambut Ramadhan 1433H

Bismillahirrahmanirrahim
Menyambut Ramadhan 1433H, Aina.NET mengadakan EVENT GRATISAN. Anda dipersilahkan bermain sepuasnya dengan potongan harga 100% alias GRATISSSS. Event ini dilaksanakan pada 1 Ramadhan 1433H atau bertepatan dengan 21 Juli 2012, dimulai dari jam 7.00 - 23.00 WIB.
Ayo siapkan senjata Anda untuk bermain Point Blank atau armor nirvana Anda untuk bermain Perfect World, lalu buruan serbu Aina.NET sebelum penuh....

https://www.facebook.com/events/408381879197082/

Selasa, 03 Juli 2012

Sejarah Aina.NET


Aina.NET merupakan sebuah usaha sederhana yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat khususnya Dusun Lalang, Desa Alur Cucur dan Dusun Jawa, Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang; melalui penyewaan PC yang terhubung dengan internet. Mulai beroperasi pada 1 Mei 2012, Aina.NET merupakan perpanjangan tangan dari BaR HotSpot yang sudah terlebih dahulu didirikan pada November 2011 yang lalu.

Aina.NET dan BaR HotSpot memiliki visi yang identik yaitu memberikan sarana mengakses informasi kepada masyarakat melalui internet. BaR HotSpot yang didirikan oleh Amirullah Ahmad Nasution, Bayu Irwan Eka Putra dan Aulia Putera telah terlebih dahulu menjalankan visi di atas dengan menyebarkan sinyal WiFi berfrekuensi 2,4 GHz di langit Kecamatan Rantau untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan hausnya informasi melalui internet tanpa kabel. Enam bulan kemudian Aulia Putera dengan istrinya: Syafriana, mencoba untuk menyambung visi dari BaR HotSpot dengan membuka warnet yang bertajuk Aina.NET dengan menggunakan koneksi dari BaR HotSpot yang sudah teruji kemampuannya.

Dengan membaca Bismillah, mari kita majukan sumber daya manusia di daerah kita dengan informasi dan internet yang berkualitas.